Reptil

Jenis Kura-Kura Darat Yang Umum Dipelihara Pecinta Reptil Indonesia

Dibedakan menurut habitatnya kura kura atau tortoise dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu kura kura yang memiliki habitat didarat disebut sebagai Kura kura darat atau land tortoise sedangkan yang memiliki habitat di di air disebut kura kura air atau fresh water tortoise. Akan tetapi pada pembahasan OtakKopong kali ini kita akan fokus mengenai kura-kura darat. Secara ilmiah kura kura darat memiliki klasifikasi sebagai berikut:

  • Kingdom : Animalia
  • Fillum : Chordata
  • Kelas : Reptilia
  • Ordo : Testudines/Chelonii
  • Sub Ordo : Cryptodira
  • Superfamily : Testudinodea
  • Family : Testudinidae
Sama seperti halnya kura kura air, kura kura darat juga memiliki tempurung untuk melindungi diri dari serangan predator, hanya saja tempurung pada kura -kura darat terdiri dari 2 lapis. Lapisan atas yang terdapat dan menutupi punggung disebut karapas (carapace) sedangkan lapisan bawah (bagian perut) disebut plastron. Setiap lapisan juga terdiri dari 2 lapis, lapis paling luar kebanyakan berbentuk sisik berukuran besar dan bertekstur keras dengan susunan menyerupai genting. Sedangkan lapisan dalamnya berupa lempengan tulang yang tersusun rapat seperti tempurung.

Kura kura darat biasanya merupakan herbivora (pemakan tumbuhan) memiliki habitat asli di kawasan gurun, padang rumput yang luas atau dihutan. Akan tetapi ada juga beberapa jenis kura kura yang membutuhkan asupan protein hewani seperti cacing dll. Kura-kura darat ini tidak memiliki gigi biasanya hanya perkerasan tulang yang ada di mulutnya. Meskipun tidak berupa gigi namun tulang tersebut mampu memotong makananya.

Biasanya kura kura darat berkembang biak dengan cara bertelur dan hanya menghasilkan beberapa butir saja sekali bertelur. Harga kura kura darat cukup bervariasi tergantung jenisnya dari harga puluhan ribu, ratusan ribu hingga ratusan juta juga ada. Berikut ini beberapa jenis kura kura darat yang sering dipelihara di Indonesia.

1. Yniphora / Ploughshare Tortoise / Geochelone yniphora

Ploughshare Tortoise Yniphora
source :cnn.com
Reptil ini berasal dari Madagaskar, di habitat aslinya kura kura ini sudah semakin sedikit bahkan cenderung hampir punah karena rusaknya habitat mereka dan akibat perburuan. Mengingat jumlahnya yang semakin sedikit, maka harganya juga lumayan mahal. Ukuran Yniphora jantan bisa mencapai 43cm dengan berat hingga 10 kg, sedangkan untuk betinanya bisa mencapai ukuran 37cm dengan berat sekitar 8-9 kg. Makanan Yniphora adalah rumput khususnya rumput kering.

2. Aldabra Tortoise / Aldabrachelys gigantean
Aldabra Tortoise
Ini merupakan jenis kura kura terbesar kedua setelah Galapagos. Torto yang berasal dari pulau Aldabra Atoll di Seycelles ini memiliki warna kehitaman dan memiliki leher yang bisa memanjang yang berguna untuk mencapai dedaunan yang agak tinggi. Aldabra jantan bisa memiliki ukuran hingga 120 cm dengan berat hingga mencapai 250kg, sedangkan untuk betina ukurannya bisa mencapai 90cm dengan berat hingga 150kg. Mereka memakan rerumputan, semak semak hingga batang kayu yang masih muda dan lunak. Meskipun termasuk kura kura darat namun aldabra terkenal pandai berenang. Dihabitat aslinya torto ini juga terancam punah.

3. Radiata / Radiated Tortoise / Geochelone radiate

radiata tortoise kura kura radiata
src :reddit.com
Ini merupakan jenis torto yang memiliki motif/corak menarik pada tempurungnya, Dari betuk karapas yang berwarna hitam meninggi berbentuk seperti kubah dengan corak garis garis kuning yang terlihatseperti memancar dari titik kuning di setiap scutenya. Reptil ini juga berasal dari Madagaskar, dan juga terancam punah karena banyaknya perburuan untuk diambil tempurungnya yang Indah. Radiata memakan rerumputan, daun hijau juga tumbuhan kaktus. Ukuran radiata dewasa bisa mencapai 41 cm dengan berat hingga 16 kg. Untuk harga Radiata bdipasaran Indonesia dengan ukuran 5-10 cm harganya bisa mencapai 8 juta sampai 15 juta.

4. Cheryhead Tortoise / Geochelone Carbonaria
Cherryhead Tortoise
Cheryhead Tortoise berasal dari daerah Brazil dan Paraguay dengan habitat padang rumput dekat hutan tropis. Cheryhead memiliki ciri sisik merah atau orange menyerupai buah cerry di kepalanya. Makanan torto jenis ini meliputi daun daunan hijau, bunga, rumput, buah, juga hewan invertebrate kecil juga sering menjadi makanan mereka. agar kepalanya menjadi lebih merah para penghobi sering memberinya makan buah buahan berwarna merah seperti strawberry dll. Kura-kura darat ini bisa mencapai ukuran 30 cm, hewan ini menyukai berada di lingkungan dengan suhu sekitar 30 derajad celsius dengan kelembaban tinggi. Harga anakan Cherry head berkisar antara 1,5juta hingga 2 juta.

5. Sulcata/ African Spurred Tortoise/ Geochelone Sulcata
Sulcata Tortoise
Sulcata merupakan jenis torto yang banyak dipelihara oleh pecinta kura kura di Indonesia, karena mudah perawatannya dan sangat cocok dengan iklim yang ada di Indonesia. Sulcata berasal dari daerah panas di Afrika Barat dan merupakan jenis Kura kura terbesar ke tiga. Ukuran tubuhnya bisa mencapai 60cm hingga 90 cm dengan berat sekitar 45kg hingga 90kg. Makanan torto jenis sulcata yang utama berupa rerumputan dan tanaman yang memiliki serat yang tinggi dan rendah protein.

6. Kura-kura Parda / Leopard Tortoise / Geochelone pardalis
Leopard Tortoise
Kura kura darat jenis ini memiliki corak seperti Leopard ketika sudah dewasa, oleh karena itu orang juga menyebutnya kura-kura Leopard. Parda memiliki sifat sensitif terhadap udara lembab yang menyebabkan torto ini akan mengalami gangguan pernafasan. Leopard Tortoise bisa berukuran 40 hingga 50 cm dengan berat bisa mencapai 18kg. Kura kura Parda berasal dari derah savannah di afrika dari Sudan hingga Afrika Selatan. Mirip dengan sulcata,Parda tortoise juga memakan rumput, kaktus dan juga gulma. Reptil ini terkenal jago lari dan memanjat sehingga diperlukan pagar yang tinggi agar tidak melarikan diri. Untuk harganya kura-kura parda dijual dengan harga 900 ribu hingga 1,2 juta untuk ukuran kecil.

7. Indian Star Tortoise / Geochelone elegans
Indian Star Tortoise
Sering juga disebut Istar. Disebut Indian star karena berasal dari India sampai Srilanka dan memiliki corak karapas seperti bintang. Ukuran Indian Star ini bisa mencapai 38cm dengan berat mencapai 8kg. Untuk makanan Indian star biasa mengkonsumsi rumput segar, bunga, buah dan juga kaktus. Jika udara terlalu dingin kura kura darat ini cukup rentan terkena pilek. Harga untuk anakan Indian Star bisa mencapai 800 hingga 1juta rupiah.

8. Emys / Asian Forest Tortoise / Manouria emys
Asian Forest Tortoise
Kura kura ini juga sering disebut sebagai kura kura kaki gajah, merupakan jenis kura kura terbesar yang berasal dari Asia. Penyebarannya Emys di indonesia Pulau Sumatra dan Kalimantan. Ukuran tubuhnya bisa mencapai 45-50 cm, dengan berat bisa mencapai 20kg untuk Emys Dewasa. Memiliki warna dominan hijau tua dan sedikit coklat pada tiap scute di karapasnya. Kura kura ini termasuk jenis pemakan tumbuhan, makanan yang cukup disenanginya adalah daun serta batang Talas. Namun emys juga suka memakan buah buahan. Harga kura kura Emys berkisar antara 700rb hingga 1,4 juta rupiah.

9. Forsteni / Forstne’s Tortoise / Indotestudo Forstenii
Kura kura Forsteni
Ini merupakan kura kura darat asli Indonesia, habitat aslinya pedalaman hutan basah di Sulawesi dan Halmahera. Torto yang biasa disebut Teni ini ketika masih anakan memiliki corak yang eksotis berwarna hitam dengan garis kuning disela scutenya, dan warna kuningnya akan semakin melebar ketika beranjak dewasa. Teni dewasa bisa berukuran hingga 25 sampai dengan 30cm. Sedangkan untuk harganya forsteni yang masih anakan biasa dijual antara 800 hingga 1 juta rupiah.

Nah itulah referensi mengenai beberapa jenis Kura kura darat yang biasa dipelihara oleh pecinta kura kura di Indonesia.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close