Reptil

Ternyata Reptil Purba Ini Ada di Selandia Baru

Banyak sekali binatang purba yang telah punah, salah satunya adalah Spesies Dinosaurus yang tidak akan mungkin lagi kita temui di Dunia ini. Namun tahukah anda bahwa Di Selandia Baru Ternyata terdapat spesies reptil langka yang hidup sejak jaman purba, spesies reptil langka ini bahkan masih berkembang biak dengan baik hingga saat ini. Konon umur reptil ini bahkan lebih tua dari spesies Komodo yang Ada Di Indonesia. Nama Reptil Purba yang ditemukan di Selandia Baru ini adalah Tuatara yakni sejenis kadal yang diperkirakan hidup sejak 200 juta tahun yang lalu.

Seorang staf Kaori Wildlife Sanctuary, Wellington menemukan 4 butir telur tautara yang ditemukannya ketika sedang melakukan perawatan rutin di konservasi alam tersebut. Telur Tautara yang ditemukan sebesar bola pingpong berwarna putih dengan cangkang yang keras. Penemuan telur telur tersebut membuktikan bahwa hewan prasejarah tersebut dapat berkembang dengan baik di lokasi konservasi tersebut.

Tautara memiliki bentuk mirip iguana berwarna gelap kecoklatan, tubuhnya dapat tumbuh hingga mencapai panjang sekitar 80 centimeter dengan berat mencapai 1,3 kilogram. Reptil Purba ini hanya hidup di Selandia Baru dengan menempati 32 pulau kecil di Utara dan Selatan Selandia Baru. Tautara memakan berbagai jenis serangga misalnya laba-laba, telur burung serta katak. Tautara ini tidak memiliki bisa seperti halnya Komodo yang ada di NTT.

Ada 2 jenis tautara yang di klasifikasikan berdasarkan tempat tinggalnya Yaitu Tuatara Utara (sphenodon punctatus punctatus) yang hidup di Bay of Plenty kawasan utara Selandia Baru, Satunya lagi adalah Tuatara Cook Strait (S. punctatus) yang hidup di Selandia Baru bagian Selatan.

Uniknya untuk mencapai usia dewasa dan siap kawin binatang purba ini memerlukan waktu antara 10 hingga 20 tahun. Oleh karena itu perkembangan reptil ini cukup lambat dibandingkan reptil lainnya. Karena ukurannya yang kecil tautara ini sering menjadi santapan oleh tikus hutan, untuk mencegah terjadinya kepunahan kadal purba langka ini maka pemerintah Selandia Baru membuat program pembasmian tikus hutan untuk kelangsungan hidup Tuatara ini.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close